“Rambut siapa tuh yang berserakan di kamar.
Apa rambut Ummi?” Fathimah-ku bertanya dengan huruf ‘r’ nya yang belum bersih.
Terang saja saya bingung, lha yang tadi main
di kamarnya bukannya dia, gadis kecilku itu? Saya kan sedang sibuk memasak. “Bukan
sayang, bukan rambut Ummi. Jangan-jangan itu rambut Fathimah. Ummi lagi masak
ini, belum masuk kamar.”