Tampilkan postingan dengan label Kecelakaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kecelakaan. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 September 2014

Kecelakaan di Dalam Rumah : Kaki yang Terborgol

Ketika Fathimah dengan sukses melewati usia 2 tahunannya tanpa kecelakaan yang sejenis dengan kakak-kakaknya, perasaan saya sungguh-sungguh lega. Tak bisa saya pungkiri itu. Saya sempat berfikir masa-masa itu akan lewat tanpa hambatan. Meski lega saya tetap mengingatkannya untuk tidak memasukkan benda-benda ke lubang-lubang yang dimilikinya. 
Sepertinya ia paham, itu terbukti bahkan ketika menjelang 5 tahunnya saya tidak lagi merasa mengalami stress menghadapi kecelakaan anak di dalam rumah.

Ternyata saya terlalu cepat berpuas diri. Di penghujung Pebruari 2014 ini saya harus membayar rasa berpuas diri yang terlalu dini. 

Minggu, 13 April 2014

Kecelakaan di Dalam Rumah : Potongan Gabus yang Sembunyi di Lobang Hidung

Lain pula dengan kecelakaan yang dialami Hamzah. 
Kala itu usianya pun 2 tahunan. Kejadian sekitar bukan Agustus, kira-kira usianya 2 tahun 5 bulan. Usia dimana ia sedang hobi memasuk-masukkan barang ke hidung, telinga dan mulut.

Kejadiannya Maghrib. Rumah tipe 36 kami masih asli. Sehingga ketika lampu mati terasa sekali betapa sempitnya rumah ini. Lampu mati. Gerah dan pengab.
Saya menitip Hamzah pada Uni Aisyah kecil yang belum genap 5 tahun, saya hendak sholat maghrib.

Tiba-tiba kekhusyukan saya terganggu. Saya mendengar bunyi nafas berat yang ditarik. Si Uni kecil dan si adek Hamzah yang juga masih kecil berdiri mematung di pintu kamar. Asli saya terganggu. Selagi sholat sampai melirik-lirik ke mereka berdua.
Saya baca saja ayat-ayat pendek. Sholat saya harus segera usai.

Kecelakaan di Dalam Rumah : Kepala Boneka yang Nyangkut di Lobang Hidung

Kawan, apa anakmu pernah kecelakaan di dalam rumah? Dua anak saya yang sudah agak besar, si Uni dan si Uda pernah kecelakaan di usia 2 tahunannya.  Fathimah yang saya pikir tidak akan ikut andil malah kecelakaan padanya membuat saya harus datang ke kantor Polsek.

Si Uni Aisyah kecelakaan di usia 2,5 tahun.
Kala itu Abinya membawa hadiah dari kantor dalam rangka memperingati ulang tahun BPKP. Abinya membawa 2 bungkusan. 1 bungkusan makanan dan satunya lagi bungkusan alat-alat tulis. Saya akui saya terlalai. Saya sibuk sekali karena usia bayi Hamzah kala itu baru 1 bulanan. Duh terasa banget repotnya karena kami gagal dapat pembantu. Sehingga bungkusan hadiah itu dibongkar-bongkar Aisyah bersama Abinya. Sedangkan saya sibuk dengan bayi Hamzah.