Tampilkan postingan dengan label Pengasuhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengasuhan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 November 2013

Sesuatu dari Lelaki Kecilku

Anak itu ya, sesuatu banget yah..., bisa bikin Maknya ketawa ngakak, juga bisa bikin Maknya ngurut dada plus geleng-geleng kepala.
Kemaren itu Hamzah belajar outdoor, di Pantai Marina, dari pagi hingga pukul 1 siang. Pagi-paginya saya sudah keteteran karena bekal lauk untuk bekal makan siangnnya disana, yang harus dibawa dari pagi, habis dimakannya dengan si Uni, dijadiin snack sambil nonton TV.
Ternyata mereka bertiga bersekongkol, Fathimah menghabiskan cabenya, si Uni dan si Uda melahap ayamnya, tandas. Jadilah sepagi-paginya saya ngebut masak disambi ngurus anak 3, sendirian.
Eh pulang-pulangnya dari Marina, Hamzah menenteng kantong asoy (kresek), ternyata isinya umang-umang (kerang-kerang) cilik dalam jumlah yang sangat banyak. Katanya mau dipelihara.

Jumat, 15 November 2013

Apa Ummi Mau Dikorbankan?

          Lebaran haji tahun ini adalah kali pertamanya Fathimah mengerti diajak melihat penyembelihan. Bukan apa-apa, kemaren itu lokasi penyembelihan sangat dekat dengan rumah. Dulu sih pernah diajak, tapi kala itu ia masih kecil banget, belum setahun umurnya.

"Kenapa mbek-nya dikolbankan, Babah? Amah  ndak mau ia disembelih, Amah sayang mbek," Fathimah menangis sedih ketika melihat kambing-kambing digorok lehernya.
Abinya (Fathimah memanggilnya Babah) menjelaskan, itulah yang disebut dengan peristiwa qurban. Kemudian dijelaskanlah bagaimana peristiwa itu terjadi, kisah Nabi Ibrahim a.s. dan anaknya Nabi Isma'il a.s., tentu saja dengan bahasa anak-anaknya. Alhamdulillah ini tidaklah terlalu sulit untuk menjelaskannya karena di sekolahnya (TK A) Fathimah juga sudah mendapatkan informasi dari ibu gurunya bahkan mereka dilibatkan dalam kegiatan manasik haji di sekolah.
Fathimah (kanan) dan temannya Nazwa (kiri) sehabis manasik haji
Fathimah (kanan) dan temannya Nazwa sehabis manasik haji

          Ternyata tontonan penyembelihan itu 'terekam baik' oleh Fathimah. Beberapa hari setelah peristiwa penyembelihan itu, Fathimah menanyakan sesuatu yang membuat saya terkejut. Ia ngin mempraktekkan penyembelihan juga.
"Apa Ummi mau dikolbankan?" tanyanya dengan lugunya.