Duluu setiap hari itu sama bagi saya. Mau Senin, Selasa hingga
Minggu, sama-sama saya isi dengan kesibukan. Kala itu Bapak (alm) saya
suka protes, kok saya pergi-pergi terus. Untuk Senin - Sabtu Beliau bisa
memahami, saya mengajar. Tapi untuk Minggu Beliau benar-benar tidak
paham. Tapi itu dulu sebelum saya menikah.
Setelah menikah, Sabtu menjadi hari yang 'sesuatu' banget buat saya.
Bagaimana tidak,
Pertama :
Sabtu tanggal 14 Oktober 2000 adalah hari dimana saya melepaskan masa lajang. Di hari itu saya resmi berubah status menjadi 'menikah', ya benar hari itu saya resmi menjadi seorang istri.
Kedua :
Sabtu saban minggunya adalah hari dimana saya ada yang menemani, karena Sabtu adalah hari libur kerja suami.
Sekalipun suami ada kegiatan diluaran tetapi tetap spesial bagi saya yang belum dikaruniai anak ketika itu. Intinya saya ada teman di rumah.
Ketiga :
Sabtu adalah hari kelahiran ketiga anak saya. Entah kenapa anak saya yang lahir di tahun yang berbeda saling 'bersepakat' untuk lahir di hari Sabtu.
Anak pertama lahir 9 November 2002, hari Sabtu pukul 8.30 pagi
Anak ke-dua lahir 5 Maret 2005, hari Sabtu pukul 1.30 dini hari
Anak ke-tiga lahir 2 Mei 2009, hari Sabtu pukul 11.30 malam
Keempat :
Sabtu, sekarang saban minggu adalah hari dimana saya bisa sedikit berleha-leha. Karena di hari-hari lainnya adalah hari-hari aktif sekolah. Itu artinya saya super sibuk di pagi hari, mulai dari menyiapkan anak ke sekolah hingga menyiapkan bekal makan siangnya, karena seringkali tidak mungkin bagi saya untuk mengantarkannya sebelum jam makan siang.
Dan entah kenapa saya secara reflek selalu berbahagia menyambut Sabtu, sesuatu banget buat saya.
Akan ada kejutan apalagi di hari Sabtu ya?
Setelah menikah, Sabtu menjadi hari yang 'sesuatu' banget buat saya.
Bagaimana tidak,
Pertama :
Sabtu tanggal 14 Oktober 2000 adalah hari dimana saya melepaskan masa lajang. Di hari itu saya resmi berubah status menjadi 'menikah', ya benar hari itu saya resmi menjadi seorang istri.
Kedua :
Sabtu saban minggunya adalah hari dimana saya ada yang menemani, karena Sabtu adalah hari libur kerja suami.
Sekalipun suami ada kegiatan diluaran tetapi tetap spesial bagi saya yang belum dikaruniai anak ketika itu. Intinya saya ada teman di rumah.
Ketiga :
Sabtu adalah hari kelahiran ketiga anak saya. Entah kenapa anak saya yang lahir di tahun yang berbeda saling 'bersepakat' untuk lahir di hari Sabtu.
Anak pertama lahir 9 November 2002, hari Sabtu pukul 8.30 pagi
Anak ke-dua lahir 5 Maret 2005, hari Sabtu pukul 1.30 dini hari
Anak ke-tiga lahir 2 Mei 2009, hari Sabtu pukul 11.30 malam
Keempat :
Sabtu, sekarang saban minggu adalah hari dimana saya bisa sedikit berleha-leha. Karena di hari-hari lainnya adalah hari-hari aktif sekolah. Itu artinya saya super sibuk di pagi hari, mulai dari menyiapkan anak ke sekolah hingga menyiapkan bekal makan siangnya, karena seringkali tidak mungkin bagi saya untuk mengantarkannya sebelum jam makan siang.
Dan entah kenapa saya secara reflek selalu berbahagia menyambut Sabtu, sesuatu banget buat saya.
Akan ada kejutan apalagi di hari Sabtu ya?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar